

Introduction
Kuncoro (lahir di Malang, Jawa Timur, 7 Maret 1973; umur 47 tahun) adalah seorang mantan pemain sepak bola Indonesia, Saat ini ia menjadi asisten pelatih untuk Arema Fc. Kuncoro juga pernah memperkuat Indonesia di Piala Kemerdekaan 1994 waktu itu ia memperkuat PSSI Harimau (sekadar untuk diketahui PSSI pada saat itu menurunkan dua tim, PSSI Garuda dan PSSI Harimau) dan Piala Tiger 1998. Kuncoro bermain sebagai bek kanan, stoper dan gelandang. Bersama tiga tim ia meraih gelar, pertama Arema Malang di Kompetisi Galatama XII 1992/1993, serta di Kompetisi Liga Indonesia PSM Makassar 1999/2000, dan Persik Kediri 2003.
Ia terkenal sebagai pemain yang mempunyai tempramen tinggi, maka tidak jarang ia selalu mendapatkan kartu dari wasit. Pada bulan April 2000 Ia sempat menggegerkan dunia persepak bolaan nasional ketika ia bersama Kurniawan Dwi Yulianto dan Mursyid Effendi terlibat dalam kasus pesta shabu-shabu di Hotel Weta Surabaya, ketika sehari sebelum PSM Makassar bertanding lawan Petrokimia Putra di Stadion Tri Dharma Gresik. Akibatnya ia mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI. Saat ini ia telah mengikuti kursus pelatih lisensi C. Kursus itu sebagai upaya untuk menyusul teman-teman seangkatannya yang lebih dulu menjadi pelatih, seperti Widodo C. Putro, Aji Santoso dan Suwandi H.S.
Gelar
- Arema Malang
- Juara: Galatama XII 1992/93
- Runner up: Piala Galatama 1992
- PSM Makassar
- Juara: Liga Indonesia 1999/2000
- Persik Kediri
- Juara: Liga Indonesia 2003 & Liga Champions Asia 2004