Epyardi Asda
Indonesian politician

Epyardi Asda

The basics
Quick facts
Intro
Indonesian politician
Gender:
Male
Places:
Work field:
Birth:
11 March 1962(Lake Singkarak, West Sumatra, Indonesia; Padang, West Sumatra, Indonesia)
Star sign:
Religions:
Biography menu
Menu

Jump to

Introduction Anggota DPR Calon Ketua umum PPP Kegiatan lain
The details
Biography

Introduction

Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar. (lahir di Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, 11 Maret 1962; umur 58 tahun) adalah seorang pengusaha dan politisi Indonesia. Ia duduk di kursi DPR-RI dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pada 2014, ia mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PPP, tetapi di tengah pencalonannya, ia mengundurkan diri karena melihat kondisi partai yang terus menerus dirundung konflik.

Anggota DPR

Epyardi menjabat sebagai anggota DPR selama tiga periode, yaitu periode 2004-2009, periode 2009-2014, dan periode 2014-2019. Ia dipilih dari daerah pemilihan (dapil) Sumatra Barat I yang meliputi beberapa daerah tingkat II, yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kota Sawah Lunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar.

Pada periode 2009-2014, Epyardi duduk di Komisi V yang mengurusi permasalahan Perhubungan, Telekomunikasi, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal. Pada periode 2014-2019, ia ditempatkan di Komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur dan reformasi birokrasi dan kepemiluan pada masa periode jabatan 2014-2018.

Saat duduk di DPR, terjadi perpecahan fraksi PPP antara kubu yang diketuai Hasrul Azwar dengan yang diketuai Epyardi Asda. Di tengah tarik ulur pembahasan alat kelengkapan dewan, Epyardi menyatakan dirinya adalah Ketua Fraksi PPP yang sah. Epyardi menyebut bahwa Hasrul Azwar adalah ketua fraksi sementara karena hanya ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum Emron Pangkapi dan Sekjen Romahurmuziy saja. Sementara itu, Surat Keputusan DPP PPP yang mengutus dirinya ditandatangani oleh Ketua Umum Suryadharma Ali dan Wasekjen Ahmad Gozali Harahap.

Pada 2018, Epyardi memutuskan pindah ke Partai Amanat Nasional (PAN). Posisinya di DPR diganti oleh Hasanuddin melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW). Ia kembali maju di pemilu 2019 daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta II yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri.

Calon Ketua umum PPP

Epyardi mencalonkan diri menjadi calon Ketua Umum PPP pada Muktamar ke-VIII di Hotel Grand Sahid, Jakarta. Tetapi di tengah pencalonannya, ia mengundurkan diri karena melihat kondisi partai yang terus menerus dirundung konflik. "Alasannya melihat partai yang seperti ini, silakan yang nafsu ambil, saya enggak tega ambil," ujar Epyardi di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Jumat (31/10/2014).

Kegiatan lain

Sebelum menjadi anggota dewan, Epyardi adalah seorang pengusaha yang mendirikan beberapa perusahaan, diantaranya:

  • PT Kaluku Maritima Utama
  • PT Tree Elang Maritim
  • PT Anugrah Tetap Cemerlang