Ali Asmar
Indonesian bureaucrat

Ali Asmar

The basics
Quick facts
Intro
Indonesian bureaucrat
Gender:
Male
Places:
Work field:
Birth:
5 July 1958(Medan, North Sumatra, Indonesia)
Star sign:
Education:
Padang State University
Padang, West Sumatra, Indonesia
Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Koto Tangah, Padang, Indonesia
SMA Negeri 1 Padang Panjang
Padang Panjang Timur, Padang Panjang City, Indonesia
SMA Negeri 3 Padang
Padang Utara, Padang, Indonesia
Employers:
Padang State University
Padang, West Sumatra, Indonesia
Biography menu
Menu

Jump to

Introduction Biografi Rujukan
The details
Biography

Introduction

Dr. H. Ali Asmar, MPd (lahir di Belawan, Medan, Sumatra Utara, 5 Juli 1958; umur 62 tahun) adalah birokrat dan akademisi pendidikan yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatra Barat sejak 2 Mei 2011 hingga 13 Agustus 2018. Mengawali karier sebagai guru dengan jabatan golongan II/a PNS, Asmar menerima kenaikan pangkat Pembina Utama atau golongan IV/e pada 1 April 2014.

Asmar memulai karier PNS sebagai guru di Batipuh. Ia pernah mengepalai SMA Negeri 1 Padang Panjang dan SMA Negeri 3 Padang. Kariernya melejit saat dipromosikan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Tenaga Kerja Tanah Datar pada 2001, sebelum kembali ke Padang Panjang sebagai Kepala Dinas Pendidikan Padang Panjang pada 2007. Selang tiga tahun, Wali Kota Padang Panjang Suir Syam melantiknya sebagai Sekko Padang Panjang pada awal Januari 2010.

Biografi

Lahir di Belawan pada 1958, Asmar menamatkan SD dan SMP di Medan. Orangtuanya berasal dari Dusun Kalampayan, Jorong Kamumuan, Sungai Limau, Padang Pariaman. Ia pindah ke Padang, mengenyam bangku SMA di Adabiah. Namun, karena kondisi ekonomi orang tua yang kurang mampu, Asmar mengurungkan cita-cita sebagai dokter, memilih mengambil sekolah guru yang saat itu disebut Sekolah Ikatan Dinas Pendidikan Guru Lanjutan Pertama (PGLP) sampai selesai tahun 1978.

Setelah mendapat gelar kesarjanaan bidang pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat (UMSB), Asmar membagi waktu menempuh pendidikan magister dan doktoral. Ia menyelesaikan pendidikan doktor di Universitas Negeri Padang (UNP) pada Oktober 2011. Namanya mengapung dalam bursa calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatra Barat melalui usulan Suir Syam. Ia akhirnya dilantik pada peringatan Hari Pendidikan 2011 mengisi pos yang hampir setahun diisi pelaksana tugas sejak Sekdaprov Firdaus mengundurkan diri.

Ia tercatat sebagai Ketua Yayasan Syarikat Oesaha (YSO) Adabah periode 2014–2019.

Rujukan